Ribuan Data Bansos Dinonaktifkan, Wali Kota Yamin Tegaskan Verifikasi Harus Real di Lapangan

hallobanua.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, memberikan respons tegas terkait langkah Dinas Sosial (Dinsos) yang menonaktifkan ribuan data penerima bantuan sosial (bansos) karena terindikasi terlibat judi online. 

Ia menekankan bahwa penyaluran bansos di masa mendatang harus melalui proses verifikasi yang jauh lebih ketat, terarah, dan transparan.

​Yamin mengingatkan bahwa akurasi data dimulai dari tingkat paling bawah, yakni laporan Ketua RT dan RW yang kemudian diverifikasi oleh petugas lapangan atau pendamping sosial.

​Wali Kota menekankan bahwa bansos adalah hak mutlak masyarakat yang membutuhkan, sehingga proses pendataan tidak boleh dicampuri oleh kepentingan tertentu.

​"Artinya, bansos ini adalah hak masyarakat kita yang membutuhkan, bukan titipan. Tidak boleh ada kepentingan pribadi, kelompok, golongan, apalagi keluarga. Semuanya harus benar-benar real sesuai kondisi di lapangan," tegas Yamin, Senin (12/01/2026). 

​Ia menambahkan bahwa lebih baik berhati-hati dalam memproses data untuk memastikan akurasi, daripada menyalurkan bantuan secara serampangan namun tidak tepat sasaran.

Pimpinan Kota Seribu Sungai itu juga menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan survei lapangan secara berkala. 

Hal ini untuk memastikan bahwa mereka yang terdaftar memang memenuhi kriteria penerima manfaat dan bersih dari indikasi penyalahgunaan, seperti keterlibatan dalam judi online yang belakangan ini menjadi sorotan.

​"Kita berharap bansos ini terarah. Nanti ada pendamping-pendampingnya, mereka harus memastikan kondisi di lapangan. Jika ditemukan ada kepentingan atau penyalahgunaan dalam pendataan, kami tidak segan melakukan teguran keras kepada dinas terkait," ujarnya.

​Pemerintah Kota Banjarmasin kini tengah mempertajam kriteria penerima bansos agar lebih tepat sasaran. 

Langkah penonaktifan ribuan data tersebut menjadi momentum bagi Dinsos untuk melakukan pembersihan data (data cleansing) secara menyeluruh agar anggaran negara benar-benar menyentuh masyarakat miskin yang taat hukum dan berhak menerima bantuan.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya