hallobanua.com, BANJAR – Tim Tenaga Ahli Gubernur menunjukkan kepedulian nyata terhadap warga terdampak bencana banjir.
Pada hari Sabtu (03/01/2025) ini, tim turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi sekaligus menyerahkan bantuan logistik dan layanan kesehatan di Desa Keliling Benteng Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.
Perwakilan Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Muhammad Amin, menyampaikan kedatangan mereka merupakan arahan langsung Gubernur Kalsel, HnMuhidin, untuk memastikan kondisi masyarakat yang terdampak banjir tetap terpantau dan mendapatkan bantuan yang diperlukan.
"Hari ini kita berada di Desa Keliling Benteng Ulu dalam rangka meninjau daerah yang terdampak banjir dan sedikit menyampaikan bantuan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban yang ada di sini," ujar Amin.
Selain bantuan logistik, tim juga membawa tenaga medis untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Amin menambahkan bahwa faktor kesehatan menjadi prioritas karena genangan air seringkali memicu berbagai gangguan kesehatan bagi warga.
"Kita juga membawa tim kesehatan untuk menyalurkan obat-obatan yang diperlukan, termasuk pemeriksaan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat banjir," jelasnya.
sebanyak 500 paket bantuan disalurkan kepada warga setempat yang terdampak banjir.
Harapannya, seluruh warga desa yang terdampak dapat terbantu secara merata hingga kondisi kembali normal.
Camat Martapura Barat, Ahmad Rabani, menyambut baik inisiatif dan kepedulian dari Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin yang diwakili oleh tim tenaga ahli tersebut.
"Alhamdulillah, hari ini Tenaga Ahli Gubernur berkunjung ke Desa Keliling Benteng Ulu untuk menyerahkan bantuan dan pemeriksaan kesehatan. Kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel melalui tenaga ahli yang telah berkunjung," ungkap Ahmad Rabani.
Ia juga berharap agar debit air segera menurun sehingga roda ekonomi dan aktivitas harian masyarakat dapat pulih seperti sedia kala.
"Harapan kami air ini cepat turun sehingga warga masyarakat bisa beraktivitas kembali sebagaimana mestinya," pungkasnya.
penulis : rian akhmad
Kalsel
