hallobanua.com, BANJARMASIN – Memasuki awal tahun 2026, sebagian wilayah Kota Banjarmasin kembali harus berhadapan dengan fenomena klasik, banjir rob.
Pantauan pada Jumat (02/01/2026), kawasan Jalan Hasan Basri, Banjarmasin Utara, menjadi salah satu titik yang digenangi air pasang dengan ketinggian mencapai mata kaki hingga betis orang dewasa.
Kondisi ini disebabkan oleh kombinasi puncak pasang air laut (fase perigee) dan curah hujan tinggi yang mengguyur kota belum lama tadi.
Genangan di jalur protokol ini tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga mulai memasuki beberapa pelataran ruko dan fasilitas publik di sekitarnya.
Kondisi ini memicu kekhawatiran mendalam bagi warga yang masih mengingat jelas tragedi banjir besar beberapa tahun silam.
Syahdi, salah seorang warga Banjarmasin, mengaku was-was setiap kali melihat air pasang yang disertai hujan lebat di awal tahun.
"Setiap kali air naik seperti ini, jujur saya trauma. Ingatan saya langsung kembali ke banjir besar tahun 2021 lalu. Saat itu air naik sangat cepat dan merendam hampir seluruh kota dalam waktu lama," ungkap Syahdi.
Ia berharap pemerintah tidak hanya melakukan aksi temporer, tetapi benar-benar memastikan drainase berfungsi optimal.
"Kami sangat berharap perbaikan drainase di beberapa wilayah tuntas. Jangan sampai sedimentasi dibiarkan, karena kalau saluran buntu, air rob ini tidak ada jalan keluarnya dan bisa merendam rumah kami lebih tinggi lagi," harapnya.
Genangan di kawasan Hasan Basri kali ini memang memperlihatkan lambatnya air menyurut meskipun hujan telah reda.
Hal ini diduga akibat saluran air yang tersumbat sedimen lumpur dan sampah pasca-perayaan malam pergantian tahun.
Kondisi ini sangat relevan dengan aksi Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, yang di hari yang sama melakukan pembersihan mandiri di Taman Edukasi Satwa Jahri Saleh pada Kamis(01/01/2025) kemarin.
Aksi tersebut merupakan sinyal kuat bagi seluruh perangkat daerah bahwa normalisasi drainase dan kebersihan saluran air adalah prioritas utama untuk mencegah terulangnya sejarah kelam banjir di kota ini.
Wali Kota Yamin sebelumnya telah menegaskan bahwa kebersihan saluran air bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Banjarmasin
