hallobanua.com, BANJARMASIN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan Wali Kota terkait percepatan pemulihan TPA Basirih.
Kadis DLH Banjarmasin, Alive, mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah kota sedang bekerja keras menuntaskan dua poin sanksi tersisa dari total 22 poin yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Untuk mempercepat proses tersebut, DLH telah menyiapkan anggaran sekitar Rp11,7 miliar pada tahun anggaran 2026. Anggaran ini difokuskan untuk pengerjaan teknis, termasuk pembuatan Detail Engineering Design (DED) sistem pemisahan air lindi dan air hujan, serta pembenahan area TPA.
"Kami sudah mulai bergerak sejak awal Januari ini. Meski secara timeline pemenuhan dua poin sanksi ini dijadwalkan hingga 2027, kami menargetkan semua bisa rampung lebih cepat, yakni pada pertengahan tahun 2026 ini sekitar bulan Juli atau Agustus," ujar Alive saat mendampingi Wali Kota meninjau TPA Basirih.
Alive menjelaskan bahwa pengerjaan fisik TPA akan dikerjasamakan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) karena menyangkut teknis pembangunan infrastruktur.
Pergeseran anggaran ke PUPR telah dilakukan agar eksekusi di lapangan lebih maksimal.
Terkait kondisi pembuangan saat ini, Alive memaparkan data volume sampah Banjarmasin yang mencapai 491 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 247 hingga 249 ton dikirim ke TPA Banjarbakula, sementara sisanya dikelola melalui sistem pemilahan dan penampungan sementara.
Selain perbaikan fisik TPA, Alive juga menyoroti capaian pemilahan sampah di Banjarmasin yang kini menjadi salah satu yang tertinggi di Kalimantan Selatan.
"Tahun depan, alat-alat pendukung akan tiba dan ditempatkan di tiap TPS 3R agar pemilahan lebih intensif. Harapan kami, saat TPA Basirih dibuka kembali nanti, yang masuk ke sana benar-benar hanya sampah residu saja, karena pengolahan sudah maksimal di hulu," pungkas Alive.
Langkah ini diharapkan mampu memperpanjang usia pakai TPA Basirih dan menciptakan sistem manajemen sampah perkotaan yang lebih berkelanjutan bagi warga Banjarmasin.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
