hallobanua.com, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin secara resmi mengeluarkan imbauan terkait kewaspadaan terhadap Virus Nipah.
Penyakit yang bersifat zoonotic emerging ini menjadi perhatian serius meski hingga saat ini belum ditemukan kasus terkonfirmasi pada manusia di Indonesia, termasuk di Kota Banjarmasin.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Banjarmasin, Emma Arisnawati, menjelaskan bahwa virus ini secara alami dibawa oleh kelelawar buah dan dapat menular ke manusia melalui beberapa jalur.
"Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, maupun mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus," terang Emma pada Selasa (03/02/2026).
Masa inkubasi virus ini berkisar antara 4 hingga 14 hari. Pasien yang terinfeksi umumnya akan mengeluhkan gejala awal berupa demam dan sakit kepala, nyeri otot (mialgia) serta muntah dan nyeri tenggorokan.
"Dalam kondisi berat, gejala dapat berkembang menjadi pusing, mudah mengantuk, penurunan kesadaran, hingga tanda-tanda encephalitis (peradangan otak) akut," jelasnya.
Hingga saat ini, diagnosis dilakukan melalui pemeriksaan PCR, namun belum ditemukan pengobatan spesifik maupun vaksinasi untuk virus ini. Pengobatan yang diberikan masih bersifat suportif.
Mengingat letak geografis Indonesia dan tingginya mobilitas antarnegara, Dinkes Banjarmasin menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan mandiri di tengah masyarakat.
"Jangan mengonsumsi nira langsung dari pohon tanpa dimasak, karena berisiko terkontaminasi cairan tubuh kelelawar di malam hari. Kemudian cuci dan kupas buah secara menyeluruh, segera buang buah yang memiliki tanda bekas gigitan kelelawar," bebernya.
Tak hanya itu, Dinkes juga minta masyarakat memastikan daging ternak dimasak sempurna dan hindari kontak dengan hewan yang tampak sakit.
Kemudian rutin mencuci tangan, menerapkan etika batuk/bersin, serta menggunakan masker bagi yang merasa tidak sehat.
Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan wilayah tetap aman dari potensi ancaman Virus Nipah.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
