hallobanua.com, BANJARMASIN – Memasuki usia ke-53, PAM Bandarmasih berkomitmen untuk melakukan pembenahan besar-besaran pada sistem distribusi air bersih di Kota Banjarmasin.
Langkah ini diambil sebagai respons atas berbagai kendala teknis yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, menekankan pentingnya inovasi dalam memperbaiki kualitas layanan agar distribusi air dapat menjangkau seluruh pelanggan tanpa terkecuali.
"Sesuai dengan temanya ‘Back To The Future’, pengalaman-pengalaman yang sudah lewat agar dijadikan pembelajaran dan pengalaman untuk kedepannya," ujar Wali Kota saat Media Gathering di PAM Bandarmasin, Minggu (15/02/2026).
"Bagaimana kita memperbaiki sistem untuk memberikan pelayan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyaluran air bersih, sampai ke ujung jaringan," sambungnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Seribu Sungai itu meminta manajemen memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah di ujung jaringan yang pasokannya sering terganggu. Ia mencatat beberapa isu krusial yang harus segera dituntaskan.
"Karena memang sebelumnya memang masih ada laporan dari masyarakat terkait penyaluran air bersih, kemudian juga masih adanya kebocoran, belum lagi adanya laporan pencurian meter air. Hal inilah yang kedepannya akan menjadi fokus kita dalam melakukan peningkatan pelayanan," kata Yamin.
Senada dengan hal tersebut, Plh Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, memaparkan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah konkret melalui 7 program strategis yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026.
"Yang mana program strategis itu bertujuan untuk meratakan distribusi air agar sampai keseluruh ujung pelayanan kita," ungkap Zulbadi.
"Ada 7 program strategis yang akan kita lakukan, salah satunya yakni kita akan memperbaiki pelayanan di Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat," lanjutnya.
Zulbadi juga menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan pelayanan ini bergantung pada sinergi antar-sektor.
"Artinya membangun semua itu tidak dapat dilakukan oleh PAM Bandarmasih sendiri, tapi semua stakeholder harus bekerja sama untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan ditempat kita," pungkasnya.
Sementara itu, Komisaris Utama Edy Wibowo mengingatkan bahwa kemajuan perusahaan sangat bergantung pada soliditas seluruh jajaran internal.
"Karena tidak mungkin seorang pemimpin dapat menggiring suatu perusahaan bisa maju kalau sendiri, terkecuali seluruh karyawan dari tingkat bawah sampai atas itu bersatu," tutupnya.
Penulis : rian akhmad
Tags
Pemko Banjarmasin
