Presiden Prabowo Soroti Spanduk Semrawut, Pemko Banjarmasin Klaim Sudah Lakukan Penataan

​hallobanua.com, BANJARMASIN – Presiden Prabowo Subianto memberikan kritik tajam terkait estetika tata kota di sejumlah wilayah di Indonesia. 

Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Senin (02/02/2026) tadi, Presiden mengeluhkan maraknya spanduk yang terpasang berantakan di sepanjang jalan.

​Beberapa kota yang secara spesifik disoroti oleh Presiden antara lain Banjarmasin, Balikpapan, hingga Bogor. 
Prabowo menceritakan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke daerah-daerah tersebut.

​"Kalau saya ke Balikpapan dan saya ke Banjarmasin, hampir enggak berbeda. Spanduk-spanduk, spanduk-spanduk. Kalau saya naik ke Hambalang, spanduk, spanduk, spanduk," ujar Presiden Prabowo.

​Menanggapi sentilan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, angkat bicara. 

Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin sebenarnya telah melakukan berbagai upaya penertiban sejak awal masa jabatan Wali Kota.

​Ikhsan menegaskan bahwa penataan terhadap baliho dan papan reklame liar terus dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga keindahan kota.

​"Tanggapan kami atas apa yang disampaikan Bapak Presiden, saya pikir Banjarmasin sudah melakukan langkah-langkah. Salah satunya adalah penertiban terhadap baliho dan papan reklame yang liar," jelas Ikhsan di Balai Kota, Rabu (04/02/2026).

​Ia menambahkan bahwa titik-titik yang mungkin terlihat semrawut oleh Presiden saat kunjungan kerja tersebut terus dievaluasi. 

Menurutnya, kebijakan penataan sudah berjalan untuk menyasar reklame yang tidak berizin atau yang mengganggu estetika.
​"Pak Wali Kota sudah melakukan kebijakan penataan terhadap baliho-baliho yang tidak memiliki izin atau mengganggu estetika Kota Banjarmasin," pungkasnya.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya