Program MBG di Banjarmasin Baru Menyentuh 5,7 Persen Sasaran

​hallobanua.com, BANJARMASIN – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diprioritaskan untuk menekan angka stunting di Kota Banjarmasin menghadapi tantangan besar dalam realisasinya. 

Berdasarkan data terbaru tahun 2026, intervensi program bagi kelompok Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (3B) baru menjangkau sekitar 2.411 jiwa.
Angka tersebut masih sangat jauh dari total target sasaran yang ditetapkan, yakni sebanyak 42.363 jiwa. Artinya, baru sekitar 5,7 persen masyarakat kategori 3B di Banjarmasin yang tersentuh program ini di awal tahun.

​Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin, Helfian Noor, melalui Kabid Keluarga Sejahtera, Nurbaiti, menjelaskan bahwa kategori "3B" memiliki kriteria spesifik agar bantuan tepat sasaran.

​"Sasarannya adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang sudah mulai makan (usia 1 tahun) namun belum masuk PAUD. Kalau sudah terdaftar di PAUD, otomatis tidak masuk kategori 3B ini karena ada jalur program sendiri," jelas Nurbaiti, Rabu (04/02/2026).

​Ia juga menekankan bahwa data ini bersifat dinamis atau terus bergerak setiap minggunya.

​"Data di-update per minggu. Minggu depan bisa berubah, bisa bertambah kalau ada yang baru hamil, atau berkurang kalau balitanya sudah masuk PAUD atau sudah tidak menyusui lagi. Kader KB di lapangan terus melaporkan perubahan ini," tambahnya.

​Rendahnya capaian saat ini disebabkan oleh terbatasnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta kesiapan tenaga dan anggaran. 

Saat ini, setiap unit SPPG dipatok target maksimal melayani 500 orang per hari. Namun, di lapangan, angka ini pun belum sepenuhnya tercapai.

​"Di wilayah Banjarmasin Utara misalnya, Kelurahan Pangeran belum semua ter-cover. Di Sungai Miai sudah ada tiga SPPG, tapi realisasinya masih di bawah 200 paket dari target 500 per unit. Ini sangat bergantung pada kesiapan anggaran dan tenaga di SPPG tersebut," ungkap Nurbaiti.

​Meski baru menyentuh angka 2.500-an jiwa di bulan Januari, Pemko Banjarmasin optimis target 42 ribu jiwa dapat tercapai sepanjang tahun 2026 seiring dengan bertambahnya jumlah unit SPPG di tiap kelurahan.

Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya