Hari Pertama Sekolah Kadisdik Banjarmasin Soroti Rencana Pembatasan Penggunaan Gadget Bagi Siswa di Sekolah

hallobanua.com, BANJARMASIN – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama, meninjau langsung pelaksanaan hari pertama sekolah usai libur panjang lebaran, Senin (30/03/2026).

 Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) kembali berjalan normal serta menindaklanjuti instruksi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).

Didampingi sejumlah pejabat, Ryan Utama memantau jalannya upacara bendera di beberapa titik, di antaranya SMPN 8 Banjarmasin, SDN Murung Raya 4, dan SDN Kelayan Timur 7. 

Sementara itu, tim kedua yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan memantau di wilayah lain, termasuk SDN Sungai Andai 4.

Ryan menjelaskan bahwa kehadiran jajaran Dinas Pendidikan di sekolah-sekolah bertujuan untuk memberikan motivasi sekaligus menyampaikan pesan khusus dari pusat kepada para siswa dan guru.

"Ada instruksi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah untuk seluruh dinas pendidikan agar menghadiri upacara bendera hari pertama masuk sekolah. Tujuannya untuk memberikan motivasi, semangat, serta menyampaikan arahan langsung dari Menteri," ujar Ryan kepada hallobanua.com.

Dalam arahannya, Ryan menekankan dua poin utama yang menjadi fokus pemerintah pusat saat ini. Pertama, mengenai penanaman karakter melalui tujuh kebiasaan anak Indonesia untuk mewujudkan generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter.

Kedua, Ryan mensosialisasikan program Indonesia Asri yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto agar mulai diimplementasikan di seluruh satuan pendidikan.

"Program Indonesia Asri yang sudah dilaunching oleh Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat dilaksanakan di seluruh satuan pendidikan. Ini berkaitan dengan bagaimana kita mengelola lingkungan sekolah agar tetap asri dan mendukung kegiatan belajar," jelasnya.

Hal menarik lainnya yang disampaikan dalam kunjungan tersebut adalah terkait rencana penerapan kebijakan pembatasan penggunaan perangkat elektronik bagi siswa, yang dikenal dengan sebutan PP Tunas.

Ryan menyatakan pihaknya sedang mendalami aturan tersebut untuk segera diteruskan ke sekolah-sekolah di Banjarmasin.

Setidaknya ada tiga poin utama yang menjadi perhatian dalam kebijakan ini. Seperti pembatasan waktu penggunaan gadget, pembatasan tempat penggunaan di lingkungan sekolah dan edukasi peristirahatan mata dan tubuh dari paparan layar digital.

"Kami akan mempelajari lebih lanjut terkait PP tersebut untuk kemudian ditindaklanjuti ke seluruh satuan pendidikan. Ini penting untuk kesehatan dan fokus belajar siswa," tegasnya.

Secara umum, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin melaporkan bahwa seluruh sekolah di bawah binaannya telah melaksanakan upacara bendera hari pertama dan memulai aktivitas KBM secara normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya