Kejar Target Sertifikasi, Dinkes Banjarmasin Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Ratusan Penjamah Pangan


hallobanua.com, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin menggelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan yang dilaksanakan pada Sabtu (14/03/2026).

Acara ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Muhammad Ramadhan, yang juga bertindak sebagai narasumber utama terkait kebijakan keamanan pangan daerah.

Berdasarkan data Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) per 11 Maret 2026, tercatat masih ada ratusan tenaga penjamah pangan di Banjarmasin yang belum mengantongi sertifikat resmi.

"Dari total 2.520 penjamah pangan, sebanyak 2.058 orang sudah bersertifikat. Namun, masih ada 462 orang lagi yang belum bersertifikat, dan inilah yang terus kita dorong melalui pelatihan-pelatihan seperti hari ini," ungkap Ramadhan Sabtu (14/03/2026).

Selain itu, dari 53 total Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Banjarmasin, sebanyak 52 di antaranya telah melalui proses Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) dan sampling. 
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 26 SPPG yang berhasil menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Pelatihan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini melibatkan berbagai pakar sebagai pemateri, di antaranya dariBPOM, Indonesian Chef Association (ICA) dan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin.

Ramadhan menegaskan bahwa pelatihan ini sangat krusial, mengingat penjamah pangan adalah garda terdepan dalam memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat terbebas dari cemaran fisik, kimia, maupun bakteri biologis.

"Kita ingin memastikan seluruh proses produksi pangan di Banjarmasin memenuhi standar kesehatan, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat mengonsumsi produk pangan lokal," pungkasnya.

Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya