Wujudkan Visi Banjarmasin Maju Sejahtera, Wali Kota Yamin HR Instruksikan Pembenahan Total Masjid Agung Miftahul Ikhsan

​hallobanua.com, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, memberikan atensi serius terhadap kondisi Masjid Agung Miftahul Ikhsan. 

Sebagai aset milik Pemerintah Kota sekaligus simbol religiusitas warga, Wali Kota menginstruksikan lintas instansi untuk segera melakukan pembenahan dan penataan menyeluruh di kawasan masjid tersebut.

​Langkah ini diambil mengingat posisi strategis masjid yang berada di satu kawasan dengan Pasar Antasari. 

Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan kota tidak boleh hanya mengejar aspek ekonomi, tetapi harus selaras dengan nilai-nilai religius dan kenyamanan ruang publik.
​Dalam arahannya, Wali Kota menekankan bahwa Masjid Agung Miftahul Ikhsan adalah representasi dari identitas masyarakat Banjarmasin.

​"Masjid Agung ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga bagian dari identitas Kota Banjarmasin. Penataan dan perawatannya harus menjadi perhatian bersama agar selaras dengan semangat pembangunan menuju Banjarmasin Maju Sejahtera," tegas Yamin pada Senin (16/03/2026).

​Guna memastikan pembenahan berjalan maksimal, Wali Kota memberikan mandat khusus kepada beberapa satuan kerja.
Seperti Bagian Kesra dan Pengurus Masjid yang diminta meningkatkan koordinasi dan profesionalisme pengelolaan.

"Fokus utama adalah menjamin kebersihan rutin pada area utama masjid, tempat wudhu, dan fasilitas ibadah lainnya agar jamaah merasa nyaman," pintanya.
Kemudian Dinas PUPR yang juga diinstruksikan melakukan audit fisik bangunan serta infrastruktur pendukung seperti drainase dan akses jalan.

"PUPR juga menyusun rencana perbaikan agar kawasan masjid lebih tertata dan aman," katanya.

Kemudian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin yang bertugas melakukan penataan vegetasi dan pemangkasan pohon yang menutupi estetika bangunan, serta menjaga kebersihan lingkungan mengingat letaknya yang bersinggungan dengan aktivitas pasar.

Pimpinan Kota Seribu Sungai itu juga meminta instansi terkait segera menertibkan baliho atau reklame yang menutupi pandangan serta mengurangi nilai estetika bangunan masjid.

Yamin berharap, melalui sinergi lintas sektoral ini, Masjid Agung Miftahul Ikhsan dapat kembali tampil menjadi pusat kegiatan keagamaan yang representatif dan membanggakan.

​"Penataan ini adalah bagian dari upaya kita menjadikan wajah kota lebih religius, bersih, dan rapi. Kita ingin masjid ini menjadi cerminan kenyamanan bagi setiap warga yang datang untuk beribadah," pungkasnya.

Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya