​Momentum Ramadan, APJII Kalselteng Perkuat Solidaritas dan Edukasi Hadapi Maraknya Internet Ilegal


​Hallobanua.com, BANJARMASIN – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) menggelar kegiatan buka puasa bersama para pemangku kepentingan (stakeholders) dan pelaku industri telekomunikasi di Banjarmasin, Sabtu (7/3/2026) di Best World Kibdai Hotel Banjarmaisn.

Selain menjalin silaturahmi, momentum ini juga digunakan untuk membahas tantangan industri, termasuk maraknya praktik internet ilegal di wilayah tersebut.
Ketua Badan Pengurus Wilayah APJII Kalselteng, M. Satria Budi Utama, mengungkapkan bahwa keberadaan penyedia layanan internet ilegal masih menjadi tantangan besar bagi organisasi. 

Pihaknya mengaku kesulitan dalam melakukan pendataan secara pasti karena luasnya cakupan wilayah dan pergerakan para pelaku yang tidak terdaftar.

​"Kendala saat ini memang pendataan, karena sangat luas sekali. Kita tidak punya data jumlah pastinya. Namun, ini menjadi tantangan bagi APJII untuk lebih mendekatkan diri kepada mereka," ujar Satria di sela kegiatan.

​Alih-alih sekadar melakukan penindakan, APJII Kalselteng memilih pendekatan edukatif. Satria menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada para pelaku tersebut mengenai cara menjalankan bisnis internet sesuai aturan pemerintah dan standar internet sehat.

​"Tantangan kita adalah bagaimana mengedukasi mereka tentang internet sehat dan bagaimana internet dijalankan sesuai peraturan. Ke depan, kami akan lebih gencar melakukan sosialisasi mengenai Internet Service Provider (ISP) itu sendiri," tambahnya.

Saat ini, tercatat ada 28 ISP resmi yang tergabung dalam APJII Kalselteng. Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi atas soliditas para pengurus APJII wilayah. 

Ketua Tim Kerja Kualitas Layanan Infrastruktur Digital, Wahyu Pamungkas, menilai koordinasi yang terjalin selama ini sangat membantu dalam pemantauan kualitas layanan di daerah.

​Wahyu menyebutkan bahwa secara umum, kualitas layanan internet di wilayah Kalselteng menunjukkan tren yang positif dan memenuhi parameter yang ditetapkan kementerian.

​"Alhamdulillah sekarang kualitas layanan internet di Kalselteng sudah bagus. Kami di kementerian memiliki parameter tersendiri, di mana akses internet itu harus berada di atas batas minimum," jelas Wahyu.

​Kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi antar-ISP agar tetap solid dalam menyediakan layanan yang berkualitas bagi masyarakat. 

Dengan sinergi yang kuat, APJII Kalselteng optimis dapat meminimalisir praktik ilegal sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur digital di Kalimantan.
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya