hallobanua.com, BANJARBARU – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar momentum bersejarah dengan melaksanakan Pengukuhan Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS se-Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal Keluarga Besar KKSS ini berlangsung khidmat di Gedung Mako Brimob Polda Kalsel, Banjarbaru, Minggu (26/4/2026).
Acara ini menjadi wadah penting dalam mempererat tali silaturahmi, memperkokoh persatuan, serta menjaga nilai-nilai kebersamaan di tengah keluarga besar warga asal Sulawesi Selatan yang menetap di Bumi Lambung Mangkurat.
Ketua DPW KKSS Kalimantan Selatan, Prof. Dr. Achmad Alim Bachri, menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan tonggak awal bagi pengurus di tingkat kabupaten/kota untuk mulai bergerak aktif menjalankan roda organisasi.
"Dengan selesainya pengukuhan ini, kita harapkan organisasi BPD KKSS di Kalimantan Selatan semakin bergeliat menjalankan tugas-tugasnya. Kami berharap para pengurus terus melaksanakan konsolidasi secara internal di masing-masing kabupaten dan kota," ujar Prof. Achmad.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara KKSS dengan pemerintah setempat. Menurutnya, warga KKSS harus menjadi bagian integral dalam pembangunan di Kalimantan Selatan.
"Yang paling penting adalah turut serta mendukung program-program kerja pemerintah daerah di mana KKSS itu berada. Sehingga, KKSS melalui BPD di kabupaten/kota ikut berkontribusi menyukseskan ragam pembangunan daerah di Kalimantan Selatan," tambahnya.
Dalam prosesi ini, sebanyak 11 pengurus BPD KKSS tingkat kabupaten/kota resmi dilantik.
Dari total 13 kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Selatan, tersisa dua wilayah yang masih menunggu proses administrasi untuk pengukuhan selanjutnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Ketua BPD KKSS Kota Banjarmasin, H. Burhan Aco, mengungkapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan berskala provinsi ini untuk pertama kalinya.
"Alhamdulillah, pengukuhan serentak se-Kalimantan Selatan ini adalah yang pertama kali dilaksanakan di tingkat provinsi. Dengan ini, diharapkan semua kabupaten/kota sudah memiliki 'perahu' atau wadah resminya masing-masing," kata Burhan.
Terkait dua kabupaten yang belum dikukuhkan, Burhan menjelaskan hal tersebut hanya terkendala teknis.
"Insya Allah kedepannya akan segera menyusul setelah perlengkapan administrasi siap, sehingga nantinya seluruh 13 kabupaten/kota di Kalsel memiliki kepengurusan BPD KKSS yang definitif," pungkasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah dan suasana hangat khas kekeluargaan, mencerminkan semangat Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge yang menjadi landasan warga KKSS di perantauan.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
