hallobanua.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi membuka gelaran bergengsi Walikota Cup 2026 Berkuda Memanah tingkat Kalimantan Selatan yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Banjarmasin Selatan, Jumat (24/4/2026) sore.
Acara yang bertepatan dengan momentum menuju perayaan 500 tahun Kota Banjarmasin ini menjadi ajang perdana sekaligus terbesar bagi olahraga tradisional panahan berkuda (Horseback Archery) di wilayah tersebut.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, secara langsung memimpin seremoni pembukaan.
Dalam sambutannya, dirinya menyampaikan rasa syukur dan antusiasmenya atas terselenggaranya acara yang menyedot perhatian ratusan masyarakat ini.
"Alhamdulillah, hari ini seremoni pembukaan lomba berkuda memanah. Ini yang pertama di Kota Banjarmasin yang kita laksanakan. Saya melihat masyarakat sangat antusias datang melihat," ujar Yamin HR.
Lebih lanjut, Wali Kota berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata olahraga (sport tourism) yang baru di Banjarmasin Selatan.
Ia menekankan pentingnya fasilitas ini untuk memaksimalkan potensi atlet lokal yang selama ini sudah menyumbangkan medali emas.
"Harapan kita olahraga berkuda ini jadi satu destinasi wisata. Masyarakat bisa melihat, belajar, dan naik kuda juga. Kita juga ingin mencari bibit-bibit atlet. Di Banjarmasin kita sudah punya raihan medali emas, namun mungkin selama ini belum terlalu terlihat. Dengan adanya tempat di sini, pembinaan bisa lebih maksimal," tuturnya.
Peserta yang hadir pun tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan. Tercatat ada peserta terjauh yang datang dari Kalimantan Timur hingga Jawa Timur.
"Mereka datang sekaligus untuk merayakan hari jadi kota kita yang ke-500 tahun," ungkap Wali Kota.
Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Ketua Pordasi Kota Banjarmasin, Sheila Putri Mahardika, menjelaskan bahwa animo peserta sangat luar biasa. Terdapat total 101 peserta yang berlaga di berbagai kategori teknis.
"Kita ada enam kategori. Untuk memanah cepat ada tiga kategori yaitu sitting trot, trot, dan canter. Begitu juga untuk memanah berkudanya. Untuk yang mengikuti HBA (Horseback Archery) totalnya ada 36 peserta, dan untuk kategori fast shooting mencapai 106 pendaftaran," jelas Sheila.
Menanggapi arahan dari Ketua Pordasi Kalimantan Selatan, Sheila menegaskan bahwa event ini tidak akan menjadi yang terakhir. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan kompetisi ini setiap tahunnya.
"Sesuai arahan Ketua Provinsi Pordasi Kalsel, ajang ini harus berlanjut. Insyaallah ke depannya akan ada Piala Bergilir. Jadi dalam satu tahun, kegiatan ini akan terus berkelanjutan," tutupnya.
Acara Walikota Cup 2026 ini diharapkan mampu melahirkan ksatria-ksatria berkuda baru yang akan mengharumkan nama Banua di kancah nasional maupun internasional.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
