Sinergi Lintas Sektor: Wali Kota dan TNI Komitmen Normalisasi Saluran Air di Pemurus Dalam


hallobanua.com, BANJARMASIN – Penanganan masalah genangan air di kawasan Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan, memasuki babak baru melalui kolaborasi kuat antar-instansi. 

Pada Jumat pagi (10/04/2026) kemarin, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, memimpin aksi kerja bakti lingkungan (korve) yang melibatkan dukungan penuh dari personel TNI, perangkat kecamatan, kelurahan, hingga tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ini dipusatkan di Kompleks TNI Angkatan Darat (AD), Jalan Soeprapto A. Yani KM 5,5. 

Kehadiran unsur TNI dalam aksi ini mempertegas dukungan militer terhadap program pemerintah kota dalam menciptakan infrastruktur lingkungan yang bebas banjir.

Gotong royong ini bukan sekadar pembersihan rutin, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah daerah.

 Fokus utama aksi adalah membuka kembali sumbatan pada drainase yang selama ini menjadi titik rawan genangan (calap) di wilayah tersebut.

Pasca meninjau langsung kondisi lapangan bersama para personel dan warga, Wali Kota mengisyaratkan perlunya normalisasi sungai serta pengembangan potensi lahan yang lebih terpadu.

"Di sini harus dinormalisasi dan dibersihkan ya, karena memang ini jadi pusat perhatian kita sering terjadi calap," ungkap Yamin di sela-sela dialognya dengan warga.

Selain aspek drainase, Yamin melihat adanya potensi ekonomi yang bisa dikembangkan melalui kolaborasi warga dan pembinaan kewilayahan. 

Kawasan tersebut dinilai sangat layak untuk pengembangan sektor perkebunan dan perikanan jika dikelola secara kolektif dan rapi.

Wali Kota menekankan bahwa dukungan dari sektor TNI, kecamatan, dan kelurahan harus terus terjaga agar program ini memiliki dampak jangka panjang.

"Jadi saya kira potensi-potensi pengembangan itu perlu dipikirkan ke depan, camat dan lurah bisa dikoordinasikan," lugasnya.

Aksi di Kompleks TNI AD ini diharapkan menjadi pemantik bagi wilayah lain untuk meningkatkan partisipasi aktif dalam menjaga sanitasi. 

Pemerintah Kota Banjarmasin memastikan bahwa langkah normalisasi ini tidak akan berhenti pada aksi seremonial, melainkan menjadi agenda konsisten demi meminimalisir risiko banjir yang kerap berulang.

Penulis : rian akhmad
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya