hallobanua.com, BANJARMASIN — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin bergerak cepat merespons keresahan masyarakat pasca-viralnya dua potongan video yang memperlihatkan tindakan asusila sejoli di pinggir Jalan Jafri Zam-zam.
Sebagai langkah taktis, Satpol PP meningkatkan intensitas pengawasan di kawasan tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Plt Kepala Satpol PP Kota Banjarmasin, Hendra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan waktu-waktu rawan dan langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengawasan berkala.
"Langkah pertama, kita melakukan patroli rutin. Baik pagi, siang, sore, hingga malam. Namun yang paling kami intensifkan itu adalah waktu sore dan malam hari," ujar Hendra saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2026).
Tidak bergerak sendiri, Satpol PP juga membangun sinergi dengan instansi terkait dan otoritas wilayah setempat demi mengembalikan ketertiban umum di kawasan Jalan Jafri Zam-zam.
Sebagai langkah antisipasi visual di lokasi kejadian, Satpol PP telah memasang spanduk imbauan dan peringatan keras di sekitar area yang diduga kerap dijadikan tempat nongkrong sepasang kekasih.
"Alhamdulillah, selama kita melakukan patroli di beberapa kesempatan tersebut, memang tidak ditemukan lagi (tindakan asusila). Memang ada ditemukan beberapa pasangan, cuma tidak ada perbuatan yang melanggar kesusilaan," jelasnya.
Selain patroli fisik, edukasi digital juga masif dilakukan melalui media sosial resmi Satpol PP. Hendra juga berencana mengusulkan pengadaan kamera pengawas ke Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Banjarmasin.
"Untuk CCTV, kami belum mengecek lagi apakah sudah ada di titik itu. Makanya, nanti salah satu opsi adalah berkoordinasi dengan Kominfo, siapa tahu bisa difasilitasi pengadaan CCTV di lokasi tersebut sebagai bahan pemantauan kita," tuturnya.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
