hallobanua.com, BANJARMASIN - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus bergerak menata estetika dan keindahan tata ruang kota.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, bersama Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banjarmasin, Febpry Graha Utama, meninjau langsung kondisi bentangan kabel udara yang semrawut di kawasan Masjid Miftahul Ihsan, Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin pada Selasa (21/07/2026) kemarin.
Peninjauan lapangan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan langsung pimpinan daerah yang menaruh perhatian serius terhadap penataan kabel jaringan di area publik.
Sekda Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menyampaikan bahwa pemantauan tersebut merupakan instruksi langsung dari pimpinan untuk merespons kondisi kabel di kawasan pusat kota yang dinilai mengganggu pemandangan dan estetika bangunan ibadah di sekitarnya.
"Kami mendapatkan instruksi dari Pak Wali Kota Banjarmasin untuk memantau kabel-kabel yang ada di sekitaran Masjid Miftahul Ihsan. Memang kondisinya cukup merusak tatanan dan keindahan kota, apalagi ini berada di tengah kota dan tepat di belakang jaringan kabel ini berdiri bangunan masjid," ujar Tezar di sela-sela peninjauan.
Tezar menegaskan, pimpinan daerah meminta Pemko Banjarmasin melalui Diskominfotik untuk mengambil langkah konkret, termasuk mengkaji potensi penurunan kabel jaringan dari udara ke bawah tanah (grounding). Namun, untuk tahap awal, pihaknya masih melakukan pengkajian teknis secara mendalam.
"Pak Wali Kota mengingatkan kami dan Plt Kadis Kominfotik untuk melakukan penurunan kabel ke bawah tanah. Namun, saat ini kita masih perlu mempelajari apakah memungkinkan langsung diturunkan atau perlu dilakukan perapihan terlebih dahulu. Hasil pemantauan lapangan ini nantinya akan segera kami laporkan kepada pimpinan," tambahnya.
Penataan kabel di Jalan Pangeran Antasari ini bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya, Pemko Banjarmasin telah berhasil merapikan bentangan kabel melintang di area Simpang Empat Menara Pandang menuju arah gereja.
Di lokasi tersebut, belasan untaian kabel udara yang awalnya menjuntai berhasil disederhanakan dan dipangkas secara signifikan hingga tersisa dua jaluran kabel utama.
Skema serupa rencananya akan diterapkan di kawasan Masjid Miftahul Ihsan sembari mematangkan payung hukum penataan jaringan utilitas kota. Pemko Banjarmasin menargetkan penyusunan regulasi terkait penataan dan penurunan kabel udara ini dapat rampung pada Agustus 2026.
Dalam upaya menciptakan wajah kota yang bersih dan tertata, Sekda menekankan pentingnya sinergi dari seluruh elemen masyarakat hingga para penyedia jasa layanan internet (Internet Service Provider/ISP).
"Untuk penataan dan keindahan kota, kami sangat berharap dukungan semua pihak, mulai dari stakeholder, masyarakat, hingga provider/ISP yang ada di Kota Banjarmasin. Semoga gerakan ini bisa berlangsung secara berkelanjutan sehingga kabel-kabel di udara dapat dirapikan dan bertahap diturunkan ke bawah," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
