hallobanua.com, BANJARMASIN – Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2026 resmi bergulir.
Bertempat di Halaman Basket Balai Kota Banjarmasin, Minggu (19/07/2026), pembukaan diklat bagi 34 pemuda-pemudi terpilih ini ditandai dengan penyematan atribut peserta dan pemotongan pita oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar.
Hadir dalam upacara tersebut Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin, tim pembina, pelatih, serta 17 putra dan 17 putri terbaik yang siap digembleng menuju Upacara HUT ke-81 RI.
Dalam arahannya, Sekda Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar menginstruksikan agar faktor fisik dan keselamatan peserta menjadi prioritas utama. Karena pada tahap awal diklat para peserta belum masuk karantina penuh, pengawasan mobilitas harian diperketat.
Ia juga meminta Kesbangpol tidak lalai dalam memfasilitasi seluruh kebutuhan dasar logistik dan medis tim Paskibraka.
"Kesbangpol harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk fasilitas yang diperlukan seperti tenaga medis, makan dan minum, serta kelengkapan lainnya. Harapannya, pada saat pelaksanaan 17 Agustus, baik penaikan maupun penurunan bendera, mereka dapat menjalankan tugas secara maksimal," katanya.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan Pusdiklat tahun ini. Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin, mengungkapkan adanya instruksi khusus dari pimpinan untuk memperkuat mental spiritual peserta sebelum memulai latihan fisik di lapangan.
"Pak Sekda menekankan adanya muatan lokal dan keagamaan. Lima sampai sepuluh menit sebelum pelaksanaan pelatihan, peserta diwajibkan membaca kitab suci masing-masing. Bagi yang Muslim membaca Al-Qur'an, bagi yang Kristen membaca Alkitab, dan seterusnya," katanya.
Tak hanya soal penguatan spiritual, konfigurasi barisan Paskibraka di lapangan saat 17 Agustus nanti dipastikan bakal menyuguhkan pemandangan baru. Langkah ini sengaja dirancang untuk memperingati hari jadi emas ke-500 Kota Banjarmasin.
"Karena berkaitan dengan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-500, formasinya akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Formasi tersebut akan dimaksimalkan bersama para pelatih sesuai arahan pimpinan, dengan mengangkat tema 500 tahun Kota Banjarmasin," ungkapnya.
Untuk lokasi latihan, Kesbangpol memaksimalkan area publik di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja dan kawasan Balai Kota Banjarmasin.
Skema diklat akan berlangsung selama 20 hari, lalu disusul 10 hari karantina tertutup di lokasi yang dekat dengan pusat kota.
"Untuk sementara kegiatan dilaksanakan di RTH Kamboja dan Balai Kota. Nanti untuk karantina akan kami siapkan lokasi yang tidak terlalu jauh dari Balai Kota agar mobilitas mereka tetap nyaman," jelas Muzaiyin.
Sebagai informasi, dari total 34 peserta yang digembleng, empat di antaranya akan didelegasikan ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Penulis : rian akhmad
Kota Bjm
