hallobanua.com, BANJAR - Warga Komplek Fadillah Perdana Lima, Jalan Tembikar Kanan, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, dikagetkan dengan peristiwa ambruknya tiga unit rumah secara tiba-tiba pada Sabtu (25/7/2026) siang sekitar pukul 13.30–14.00 WITA kemarin.
Insiden ini terjadi begitu cepat tanpa didahului tanda-tanda kerusakan parah. Saat bangunan runtuh, terdapat sejumlah penghuni yang masih berada di dalam rumah hingga tertimbun material bangunan.
Salah satu korban terdampak, Fatia, menceritakan bahwa sebelum kejadian kawasan tersebut sempat diguyur hujan deras dan angin kencang usai pemadaman listrik.
Selama sekitar empat tahun menempati rumah tersebut, ia mengaku memang pernah merasakan getaran dan melihat retakan kecil pada dinding, namun menganggapnya hal yang lumrah.
"Kalau retak di dinding-dinding itu ada, cuma kayak biasa aja gitu, tidak ada yang terlalu parah. Tapi tiba-tiba kejadian ini," tutur Fatia.
Akibat peristiwa ini, seluruh barang berharga miliknya tertimbun reruntuhan dan tak sempat diselamatkan.
"Semuanya habis, barang elektronik, lemari, TV, baju, sampai dokumen penting seperti surat nikah dan ijazah tertimbun di dalam," tuturnya.
"Untuk sementara kami belum bisa mengevakuasi barang karena masih ditangani pihak kepolisian. Harapan kami saat ini ada bantuan untuk perumahan ini dulu," tambahnya.
Sementara itu, Komandan Regu (Danru) Sektor Gambut Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar, Slamet Riyadi, membenarkan adanya laporan rumah roboh dan langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
Ia menyebutkan bahwa dari data awal, terdapat enam orang korban yang berhasil dievakuasi oleh tim relawan dan petugas dari bawah reruntuhan bangunan. Dan 1 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
"Untuk korban ada satu orang dewasa dan lima orang anak-anak. Seluruhnya sempat tertimbun bangunan dan mengalami luka-luka, kini sudah dievakuasi oleh kawan-kawan relawan ke rumah sakit di Banjarmasin untuk mendapatkan perawatan medis," jelas Slamet.
Mengenai pendataan total korban serta penyebab pasti ambruknya bangunan, pihak DPKP Kabupaten Banjar bersama aparat kepolisian masih melakukan pendataan dan pengamanan di area lokasi kejadian.
Sementara itu, para penghuni dan keluarga korban masih bertahan di sekitar lokasi untuk memantau barang-barang yang kemungkinan masih bisa diselamatkan.
Penulis : rian akhmad
Kab. Banjar
