Ibnu Sina: DMDI Harus Menjadi Jembatan Kebudayaan dan Pemberdayaan

hallobanua.com, MEDAN - Ketua DMDI Provinsi Kalimantan Selatan H. Ibnu Sina yang turut hadir dalam Rapimnas DMDI Indonesiadi Medan, menilai hasil pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas kontribusi DMDI di tengah tantangan global.

Menurut Ibnu Sina, DMDI tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan Melayu, tetapi juga harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, ekonomi dan jejaring kerja sama antarnegara.

“Rapimnas ini sangat penting karena kita tidak hanya melakukan konsolidasi organisasi, tetapi juga menyusun langkah strategis DMDI ke depan. Kita ingin kebudayaan Melayu terus hidup dan berkembang melalui pendidikan, kaderisasi dan berbagai kegiatan kebudayaan, termasuk festival pantun,” ujar Ibnu Sina.

Ia menambahkan, penguatan ekonomi umat juga harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, potensi UMKM dan para pelaku usaha di lingkungan masyarakat Melayu perlu didorong agar mampu berkembang melalui kemitraan dan jaringan kerja sama yang lebih luas.

“DMDI harus menjadi rumah bersama untuk membangun kebersamaan, memperkuat jaringan dan membuka peluang ekonomi. Karena itu, kerja sama nasional maupun internasional harus terus kita kembangkan agar keberadaan DMDI memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” sambungnya. 

Ibnu Sina juga menyambut baik rencana pelaksanaan Konvensyen DMDI serta agenda MTQ Antar Bangsa dan MUNAS DMDI 2027. 

Menurutnya, berbagai agenda tersebut merupakan kesempatan untuk semakin memperkuat hubungan antaranggota DMDI di 26 negara.

“Kita berharap seluruh keputusan Rapimnas ini tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti di masing-masing wilayah. DMDI Kalsel tentu siap mendukung dan berkontribusi dalam agenda-agenda besar DMDI ke depan,” tegasnya.

Ia berharap momentum Rapimnas 2026 semakin memperkuat semangat kebersamaan DMDI sebagai organisasi yang menjembatani hubungan masyarakat Melayu dan dunia Islam, sekaligus menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan global.

“Semangatnya adalah memperkuat persaudaraan, menjaga warisan budaya Melayu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan bersama-sama membangun kemandirian ekonomi umat,” pungkas Ibnu Sina.

tim liputan
Medan
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya