Tinjau Jembatan Saka Harang Mantuil yang Ambruk, Wali Kota Banjarmasin M. Yamin Siapkan Jembatan Darurat

hallobanua.com, BANJARMASIN — Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, turun langsung meninjau lokasi ambruknya Jembatan Saka Harang di kawasan Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan pada Minggu (30/08/2026).

Orang nomor satu di Pemko Banjarmasin tersebut menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah yang memutus akses mobilitas warga setempat.

Di lokasi kejadian, Yamin menegaskan bahwa insiden ini menjadi evaluasi mendasar bagi Pemerintah Kota Banjarmasin untuk segera melakukan audit dan pengecekan menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur jembatan yang berusia tua.

"Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin menyampaikan rasa prihatin atas terjadinya musibah jembatan di kawasan Mantuil ini. Ini menjadi pelajaran bagi kita, khususnya Pemko Banjarmasin, untuk segera melakukan pendataan kembali jembatan-jembatan di Banjarmasin yang usianya sudah puluhan tahun. Harus dicek kondisinya, jangan sampai terjadi hal seperti ini lagi," ujar Yamin di lokasi peninjauan.

Selain pengecekan ketahanan fisik, Yamin menginstruksikan dinas terkait untuk memperjelas pemetaan status kepemilikan dan kewenangan aset infrastruktur di seluruh wilayah kota.

"Dinas terkait harus melakukan pendataan kembali mengenai status wilayah dan kewenangannya, apakah milik kota atau provinsi. Ke depan kita harus punya data pasti, tidak bisa lagi meraba-raba ini milik siapa. Setelah pasti milik pemerintah kota, segera lakukan pengecekan ketahanannya," tegasnya.

Sebagai langkah cepat tanggap darurat agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh total, Wali Kota Banjarmasin telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengkaji penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) serta merangkul pihak swasta di sekitar kawasan industri Mantuil.

"Kita berharap insiden ini jangan sampai memutus akses masyarakat. Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk turun ke lapangan. Jika memungkinkan, perbaikan awal akan menggunakan dana BTT secara terukur setelah dilakukan pengecekan teknis. Kita juga melibatkan beberapa perusahaan di kawasan ini, salah satunya berkomunikasi dengan PT SBI yang memiliki peralatan dan siap membantu pembuatan jembatan sementara," jelas Yamin.

Untuk penanganan darurat jangka pendek, Yamin menyarankan penggunaan konstruksi besi agar jembatan penyeberangan sementara dapat segera difungsikan, minimal untuk kendaraan roda dua.

"Saya pikir jembatan sementara bisa menggunakan landasan besi (H-beam) agar proses pengerjaannya lebih cepat, setidaknya supaya bisa dilewati sepeda motor terlebih dahulu. Selanjutnya, kita siapkan desain jembatan yang lebih matang," lanjutnya.

Melihat kondisi geografis Mantuil yang minim jalur alternatif, Yamin juga menekankan pentingnya perencanaan tata ruang jangka panjang, termasuk pembukaan akses jalan baru atau kanalisasi di sepanjang pinggir sungai guna mencegah keterisolasian wilayah jika terjadi darurat di masa depan.

"Ke depan harus ada jalan alternatif sebagai langkah antisipasi agar lebih aman jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jalur alternatif yang ada saat ini terlalu jauh karena harus memutar lewat Kabupaten Banjar. Kita bisa buatkan kanalisasi atau jalan di sepanjang pinggir sungai yang terhubung dengan jembatan baru," pungkasnya.

Mengakhiri peninjauannya, Yamin kembali memberikan peringatan keras kepada jajaran dinas teknis di lingkungan Pemko Banjarmasin agar bergerak cepat dalam menginventarisasi kondisi jembatan di seluruh penjuru kota.

"Saya tegaskan sekali lagi kepada dinas terkait, seluruh jembatan di Kota Banjarmasin harus segera didata dan dicek kondisinya. Jangan sampai menunggu kejadian baru hendak mengecek," tutup Yamin.


Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Baca Juga

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya