hallobanua.com, BANJARMASIN – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin memastikan seluruh satuan pendidikan jenjang TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta, menghentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan beralih ke Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai besok, Senin (7/9/2026) hingga Rabu (9/9/2026).
Langkah krusial ini diambil menyusul peningkatan paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian mencemari udara Kalimantan Selatan.
Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Sabtu (5/9/2026), Indeks Kualitas Udara (AQI) di Kota Banjarmasin menyentuh angka 154 hingga 190, yang tergolong dalam rentang sangat tidak sehat hingga berbahaya bagi kesehatan anak-anak.
Kepastian pengalihan sistem PTM ke PJJ ini tertuang resmi dalam Surat Edaran (SE) Disdik Kota Banjarmasin Nomor 6378 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Layanan Pendidikan Akibat Memburuknya Kualitas Udara karena Kabut Asap Karhutla.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, menegaskan bahwa penyesuaian kegiatan belajar-mengajar mulai besok mencakup seluruh tingkatan sekolah formal maupun nonformal.
"SE pelaksanaan pembelajaran jarak jauh bagi satuan pendidikan ini sejalan dengan berpedoman pada surat Kemendikdasmen dan berlaku bagi seluruh TK, SD, SMP, PKBM, dan SPNF SKB negeri dan swasta," ujar Ryan saat dikonfirmasi, tengahari Minggu (06/09/2026).
Dengan berlakunya PJJ mulai besok, seluruh aktivitas fisik peserta didik di lingkungan sekolah, termasuk kegiatan ekstrakurikuler diliburkan sementara.
Kendati PTM ditiadakan, Ryan menggarisbawahi bahwa para siswa tetap mengikuti PJJ dari rumah dengan penyesuaian beban belajar yang lebih ramah anak.
Selama masa PJJ, fokus materi difokuskan pada penguatan literasi, numerasi, serta pendidikan karakter. Setiap sekolah diwajibkan menjalin komunikasi intensif dengan para orang tua murid untuk memantau kehadiran serta keaktifan siswa.
Ryan menambahkan, skema PJJ pengganti PTM ini akan terus dievaluasi secara berkala dengan melihat kondisi riil kualitas udara di lapangan.
"Pemberlakuan SE PJJ ini akan kami pantau secara berkala. Sekolah juga bersama-sama ikut memantau kehadiran dan keterlibatan peserta didik, agar pembelajaran tetap berjalan optimal," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
Tags
Pemko Banjarmasin
