hallobanua.com, BANJARMASIN – Kasus pencurian yang menimpa SDN Teluk Tiram 1 mendapat perhatian serius dari Wali Kota Banjarmasin.
"Ini menjadi perhatian khusus kita, karena berhubungan dengan fasilitas untuk kegiatan di sekolah. Akhirnya kan (kegiatan belajar) terhambat gara-gara aksi pencuri-pencuri ini," tegas Wali Kota Yamin.
Guna memutus mata rantai pencurian aset negara ini, Wali Kota menginstruksikan langkah konkret, seperti pemasangan segera CCTV dan menginstruksikan Kadisdik agar lebih tegas mengawasi kepala sekolah dalam menjaga asetnya.
"Harapan kita ke depan, Kadisdik khususnya Dinas Pendidikan, untuk lebih menekankan lagi (masalah pengamanan) kepada kepala sekolah yang ada di sana," pungkas Yamin.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Ryan Utama, telah melaporkan ke bagian aset terkait hilangnya beberapa fasilitas di SDN Teluk Tiram 1.
Pihaknya berjanji akan terus mengawal dan mengonfirmasi perkembangan penyelidikan dari kepolisian.
Sementara itu, mengenai total kerugian materiil yang dialami sekolah, Disdik belum bisa membeberkan angka pasti.
"Kami coba cek dulu ke bidang aset, karena laporannya masuk ke sana. Belum dilaporkan berapa nominal terkait dengan kerugiannya," jelasnya.
Agar tidak terjadi lagi kejadian serupa, disdik meminta sekolah mengevaluasi. kembali sistem pengamanan internal sekolah.
"Kita minta sekolah lebih aktif membangun komunikasi dengan pengurus RT, RW, dan warga sekitar agar ikut serta memantau dan menjaga keamanan kawasan sekolah," harapnya.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
