hallobanua.com, BANJARMASIN – Program penanganan darurat sampah di Kota Banjarmasin kini makin mengedepankan pemanfaatan dan daur ulang dari sumbernya.
Melalui aksi rutin tiap bulan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Banjarmasin konsisten memilah dan menyetorkan berbagai jenis sampah terurai yang masih bernilai guna.
Jenis sampah yang disetorkan pun tergolong variatif dan berdaya guna tinggi, mulai dari kardus bekas, kertas HVS, botol dan gelas plastik, hingga minyak goreng bekas (jelantah).
Kepala Bagian Umum Setdakot Banjarmasin, Zazuli, mengungkapkan bahwa pemanfaatan sampah melalui mekanisme pemilahan ini terus ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai target lima kilogram per pegawai setiap bulannya.
"Bertahap juga, awalnya setelah ada instruksi itu baru dua kilogram sampai akhirnya tiap pegawai bisa mengumpulkan sampah lima kilogram," jelas Zazuli, Kamis (03/09/2026).
Sampah bernilai ekonomi dan guna tersebut dikumpulkan baik dari sisa aktivitas perkantoran maupun dari rumah tangga masing-masing ASN.
Seluruh limbah terpilah ini kemudian disetorkan secara terkoordinasi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin sesuai jadwal yang telah ditentukan bagi tiap-tiap SKPD.
Zazuli menegaskan bahwa pemanfaatan sampah bernilai ini diharapkan mampu mengedukasi publik bahwa tidak semua sisa konsumsi adalah sampah yang tak berguna. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah rumah tangga dan kantor dapat dialihkan menjadi sumber daya yang berdaya guna kembali.
"Penanganan sampah ini tentu perlu kesadaran seluruh pihak. Kita sebagai ASN wajib memberi contoh baik," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
