hallobanua.com, BANJARMASIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin mengimbau warga untuk memperketat proteksi diri di tengah melonjaknya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Masyarakat diminta aktif mengurangi paparan asap serta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mulai merasakan gejala gangguan pernapasan.
Langkah kewaspadaan ini menyusul tren peningkatan kasus yang cukup signifikan dalam sebulan terakhir.
Data Dinkes Kota Banjarmasin mencatat lonjakan hingga 14,8 persen dalam empat pekan terakhir, di mana angka penderita merangkak naik dari 1.632 kasus pada minggu ke-30 menjadi 1.874 kasus pada minggu ke-33.
Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Yanuar Diansyah, mengungkapkan bahwa grafik penularan sempat melandai sebelum akhirnya kembali melonjak tajam.
"Setelah sempat menurun pada minggu ke-32, kasus kembali meningkat dan mencapai angka tertinggi pada minggu ke-33," terang Yanuar dikonfirmasi Kamis (03/09/2026).
Mengingat kondisi lingkungan sekitar yang belakangan mulai diselimuti persoalan asap dan polusi udara, Yanuar mengingatkan bahwa faktor risiko pemicu ISPA sangat beragam.
Pihaknya masih melakukan kajian mendalam untuk memetakan pemicu dominan, namun pencegahan mandiri oleh masyarakat menjadi kunci utama saat ini.
"ISPA dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk infeksi dan paparan polusi atau asap," tegasnya.
Atas kondisi tersebut, Dinkes menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh, membatasi aktivitas luar ruangan saat udara tidak sehat, serta mengenakan pelindung pernapasan guna menekan potensi penularan yang lebih luas di tengah masyarakat.
Penulis : rian akhmad
Kota bjm
